Wartawan di Kota Medan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Medan – Seorang wartawan media online Okebung.com, Nico Saragih (38), meninggal dunia pada Jumat (5/9). Hingga kini,…

TNI-Polri Merespons Tuntutan 17+8, Tegaskan Hormati Supremasi Sipil dan Terbuka terhadap Kritik

Jakarta, 5 September 2025 – TNI dan Polri merespons sejumlah poin dalam tuntutan 17+8 yang tengah…

Jacklyn Chopper dan Aipda Ambarita Kunjungi Rumah Keluarga Almarhum Affan Kurniawan

Jakarta – Sosok polisi yang dikenal publik, Jacklyn Chopper (Aiptu Zakaria) bersama Aipda Ambarita, mendatangi rumah…

Polda Lampung Gelar Patroli Skala Besar Polri-TNI Jaga Kamtibmas Pasca Unjuk Rasa

LAMPUNG – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung bersama TNI menggelar Patroli Skala Besar sebagai langkah antisipasi dan…

1.371 Personel Gabungan Amankan Aksi Damai Mahasiswa Unpad di Depan DPR

Jakarta – Sebanyak 1.371 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi damai mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) di depan…

Satlantas Polresta Bandar Lampung Gelar ‘Polantas Menyapa’ di Ponpes Nurul Fallah

Bandar Lampung – Suasana penuh keakraban terasa di Pondok Pesantren Nurul Fallah pada Kamis (4/9/2025), saat…

Bom Bunuh Diri Guncang Quetta, ISIS Klaim Tanggung Jawab

Quetta, Pakistan – Ledakan bom bunuh diri mengguncang Kota Quetta, Provinsi Balochistan, pada Selasa (2/9) malam…

Laras Faizati Jadi Tersangka, Diduga Provokasi Demo Ricuh Lewat Instagram

Jakarta – Seorang pegawai lembaga internasional, Laras Faizati (26) alias LFK, ditangkap polisi lantaran diduga memprovokasi…

Aktivis Mahasiswa Kediri Ditangkap Polisi, Diduga Lakukan Penghasutan dalam Aksi Ricuh

Kediri – Seorang aktivis mahasiswa asal Kediri, Jawa Timur, Saiful Amin, ditangkap polisi atas dugaan tindak…

Polisi Jemput Paksa Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen Ditangkap Atas Dugaan Penghasutan

Jakarta – Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, ditangkap paksa oleh polisi pada Senin malam (1/9/2025).…

Pemprov Lampung Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pegawai Honorer Tertimpa Pohon

Lampung – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, menyambangi rumah…

Demo Ribuan Massa di DPRD Lampung Kondusif, DPP KoPI Beri Apresiasi

Bandar Lampung – Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI) memberikan apresiasi atas jalannya aksi…

TNI-Polri dan Mahasiswa di Bandar Lampung Kompak Bersihkan Sampah Pasca Unjuk Rasa di DPRD Lampung

LAMPUNG – Usai menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin (1/9/2025), pemandangan…

Aksi di DPRD Lampung, Satlantas Alihkan Arus Lalu Lintas dan Imbau Warga Tunda Perjalanan

LAMPUNG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandar Lampung akan memberlakukan pengalihan arus lalu lintas pada Senin (1/9/2025) mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran dan keamanan penyampaian aspirasi di Kantor DPRD Provinsi Lampung.

Beberapa jalur utama menuju DPRD akan mengalami rekayasa. Kendaraan dari arah Jalan Wolter Monginsidi dialihkan ke Jalan Cut Mutia dan Jalan Basuki Rahmat. Dari arah Teluk, arus kendaraan dialihkan ke Jalan WR Supratman, sementara dari arah Jalan Patimura menuju DPRD diarahkan ke Jalan Diponegoro.

Sedangkan jalur dari Jalan Basuki Rahmat menuju DPRD melalui Jalan Warsito dan Jalan Mr. Moch Roem akan ditutup sementara.

Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Ridho Rafika, mengingatkan masyarakat agar memahami pola rekayasa lalu lintas tersebut. Ia juga mengimbau warga yang tidak memiliki kepentingan mendesak untuk menunda perjalanan menggunakan kendaraan.

“Demi mengurangi kepadatan dan menjaga kelancaran, kami mengimbau masyarakat agar tidak berkendara jika tidak ada keperluan penting. Gunakan jalur alternatif dan ikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Kompol Ridho.

Pengalihan arus ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di sekitar kawasan DPRD Lampung selama berlangsungnya aksi penyampaian aspirasi.(Red)

Pedagang Kecil Berharap Aksi Demo Berjalan Damai, Pemerintah Dengarkan Suara Rakyat

BANDAR LAMPUNG – Gelombang aksi yang rencananya digelar berbagai aliansi mahasiswa dan masyarakat di Gedung DPRD Provinsi Lampung pada Senin, 1 September 2025, menuai perhatian banyak pihak. Salah satu isu utama yang disuarakan adalah kenaikan tunjangan dewan yang dinilai fantastis, di samping sejumlah tuntutan lainnya.

Namun, di tengah hiruk pikuk persiapan aksi, para pedagang kecil justru lebih memikirkan hal sederhana: bagaimana dapur mereka tetap mengepul.

Pantauan di sejumlah pasar tradisional Bandarlampung pada Minggu pagi (H-1 aksi) menunjukkan aktivitas masih berjalan normal. Pedagang ramai menawarkan dagangan, aroma bumbu dapur bercampur dengan riuh lalu lintas kendaraan. Namun, di balik kesibukan itu, perbincangan soal rencana demo besar-besaran menjadi topik hangat.

“Demo boleh saja, itu hak rakyat. Tapi harapan kami, jangan sampai rusuh. Kalau sampai anarkis, yang rugi tetap kami juga. Pembeli takut ke pasar, dagangan tidak laku,” ujar Budianto, pedagang bakso keliling, dengan wajah serius.

Ia mengaku memahami keresahan para pendemo terkait kebijakan pemerintah. Namun, ia berharap aksi bisa tetap fokus pada tuntutan tanpa provokasi. “Kalau fasilitas umum rusak, yang kena dampak tetap rakyat kecil,” tambahnya.

Budianto juga menitipkan pesan agar pemerintah mau mendengar suara rakyat tanpa harus ada korban. “Semoga kami, pedagang kecil ini, tetap bisa berjualan dengan tenang,” ucapnya.

Nada serupa datang dari Sugiyanti, pedagang warung soto di depan Kantor Kajati Lampung. Ia mengaku tetap akan berjualan meski aksi berlangsung. “Rezeki harus dicari, tidak bisa menunggu. Semoga tidak ada keributan. Yang kami butuhkan sebenarnya perhatian pemerintah pada perekonomian rakyat kecil seperti kami,” tuturnya.

Ia menambahkan, jika kota kacau, pembeli enggan keluar rumah. Bila jalan ditutup, distribusi barang terhambat. Dan bila kerusuhan pecah, pasar akan sepi. “Kalau ribut ya semua kena dampak. Saya berdoa semoga demonya damai. Karena bagi kami, satu hari tanpa jual beli berarti satu hari tanpa penghasilan,” ujarnya menutup percakapan.